Menjadi Tuan di Negeri Digital Sendiri
Setiap pagi, siswa-siswa saya datang ke kelas dengan gawai di saku. Mereka fasih menggulir layar, hafal tren terbaru, dan bisa menemukan video apa pun dalam hitungan detik. Generasi ini lahir dan tumbuh di dunia digital. Namun suatu hari, di tengah pelajaran Literasi Digital, saya bertanya: “Siapa yang pernah membuat aplikasi, website, atau konten yang dipakai orang lain?” Kelas mendadak sunyi. Kesunyian itu membuat saya berpikir panjang. Kita adalah bangsa yang sangat ramai di dunia digital, tetapi sebagian besar dari kita masih berdiri sebagai penonton dan pengguna, belum sebagai pencipta.
Baca selengkapnya →